Tuesday, November 24, 2015

Dari Nelayan sampai Satelit

Pesisir Pantai Medewi, Jembrana, Bali

Hanya sekitar dua bulan lagi, ASEAN (Association of South East Asia Nations) Economic Community-AEC akan dimulai. Masyarakat ASEAN akan hidup lebih dekat satu sama lain dan saling bersaing lebih ketat di sisi lain.

Di waktu yang sama juga, UN (United Nations) akan memulai SDGs (Sustainable Development Goals) sebagai agenda pembangunan dunia bersama seluruh negara, menggantikan MDGs (Millenium Development Goals) yang berakhir. Pergantian tahun ini tampak sangat sibuk.

Sunday, October 11, 2015

Adaptasi Perubahan Iklim di Daerah



Menjelang Konferensi Perubahan Iklim Bonn Oktober 2015 menuju United Nation Framework Convention onClimate Change Conference of Parties-21 (COP21) di Paris pada November hingga Desember 2015, Indonesia perlu mempersiapkan banyak hal untuk dibawa ke pertemuan tersebut. Salah satunya adalah terkait ‘Rencana Aksi Adaptasi Perubahan Iklim’.
Dalam rangka menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan bersama perubahan iklim, Indonesia telah meluncurkan kebijakan Rencana Aksi Nasional Adaptasi Perubahan Iklim (RAN API) sejak tahun 2014.
RAN API memberikan perencanaan strategis dan gambaran aksi menuju pembangunan green economy di Indonesia. Rencana Pembangunan Indonesia nantinya akan melibatkan RAN API sebagai salah satu prioritas, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang seperti RPJPN.

Tuesday, August 4, 2015

MUI edicts as a regulation approach



The edicts


Over the past decades, MUI (The Indonesian Ulema Council) has revealed about 90 edicts. The latest one is one of the most controversial edict, they talked about Indonesia’s health insurance.

“The implementation of Indonesia’s health insurance scheme delivered by BPJS Kesehatan (the Health Care and Social Security Agency) is inconsistent with sharia principles, especially the insurance components which are related to agreement among parties. This program contains elements of speculation, gambling and usury. We recommended that the government create a sharia BPJS,” the MUI said in a document published on its website, quoted by thejakartapost.com.

Said Aqil Siradj, chairman of Nahdlatul Ulama (NU), the biggest Islamic organization in Indonesia, criticized the MUI, claiming that the council issued edicts easily.

Easy easy peasy lemon squeezy folks, everytime MUI releases an edict, how many people obey it? Do they care? Even some muslims say ‘who cares?’. How far muslims care about MUI edicts? not much. Then why?

Pantai Melayu Airnya Biru


 
Pantai Melayu Pagi Hari
Di Tanjung Katung airnya biru
Disitulah tempat mencuci mata
Duduk sekampung lagikan rindu
Inikan pula jauh di mata

Tak hanya di Tanjung Katung, hingga ke Selat Malaka di Kepulauan Riau pun airnya tak kalah biru. Pantun gurindam di atas semakin merdu dilagukan bersama orang-orang terdekat, jika anda berkunjung ke Pantai Melayu di ujung Kota Batam, Kepulauan Riau. 

Dari Bandara Hang Nadim Batam, anda bisa menggunakan taksi menuju pantai nan landai tersebut. Sepanjang jalanannya yang lurus dan berbukit, di kiri kanan anda akan ditemani oleh landscape yang tak kalah menarik, mulai dari hutan kota, hunian modern, sensasi urban, perkebunan naga, hingga bentang perairan nan tentram. Dan bagian terpentingnya adalah anda juga akan melalui empat Jembatan Barelang, ikon populer Kota Batam. Jembatan ini menghubungkan pulau-pulau di Provinsi Kepulauan Riau yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru.